Siaran Pers
Badan Pelaksana Otorita Danau Toba

SAMOSIR, Tim gabungan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Sumatera Utara (Basarnas) akhirnya berhasil menemukan dua pemuda yang tenggelam saat memancing di perairan Danau Toba, kawasan Tano Ponggol, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Pencarian dilakukan sejak Sabtu (20/9/2025) sore hingga akhirnya membuahkan hasil pada Senin (22/9/2025).
Kedua korban yakni Jendri Pardede (25) dan Owen Siregar (24) ditemukan setelah upaya intensif dengan menggunakan peralatan penyelaman serta dukungan kapal Rigid Buoyancy Boat (RBB).
Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Jimmy Bernando Panjaitan, menyampaikan apresiasi kepada Basarnas, TNI-Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses pencarian. “Kami sangat menghargai kerja sama semua pihak. Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa faktor keselamatan harus menjadi prioritas utama, baik bagi wisatawan maupun masyarakat sekitar,” kata Jimmy.
Menurutnya, Danau Toba yang kini berkembang sebagai destinasi pariwisata super prioritas membutuhkan perhatian ekstra terhadap aspek keamanan. “Wisata tidak hanya soal keindahan, tetapi juga kesadaran untuk selalu berhati-hati, mengenakan pelampung saat beraktivitas di air, serta memperhatikan kondisi cuaca,” ujarnya.
Jimmy juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang. Dia mengusulkan agar kawasan tepi danau yang ramai dipakai memancing atau berwisata dipasangi rambu peringatan serta disiapkan jalur evakuasi darurat.
Basarnas menutup operasi dengan menyerahkan jenazah korban kepada keluarga masing-masing. Suasana haru menyelimuti rumah duka di Samosir, di tengah dukungan masyarakat yang terus mengalir.
“Kita harus menjadikan Danau Toba sebagai tempat wisata yang aman, kita semua juga dituntut untuk menjaga keselamatan saat menikmatinya,” pungkas Jimmy.
