Toba Caldera Resort, Sibisa, 22386

Jl. Kapt. Pattimura No.125 Medan 20153 Sumatera Utara

info@bpodt.id

Toba : (0625) 41500 Medan: (061)450-2908

Siaran Pers: Direktur Utama BPODT Apresiasi Green Card Geopark Toba, Dorong Keberlanjutan Danau Toba

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Siaran Pers

Badan Pelaksana Otorita Danau Toba

Toba – Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Jimmy Bernando Panjaitan, mengapresiasi capaian green card yang berhasil diraih Toba Caldera UNESCO Global Geopark dari UNESCO Global Geopark Network. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bukti nyata kerja keras dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan di kawasan Danau Toba.

Direktur Utama BPODT Apresiasi Green Card Geopark Toba, Dorong Keberlanjutan Danau Toba

“Selain memperkuat promosi pariwisata, status green card ini bukan sekadar pengakuan internasional, tetapi juga amanah bagi kita untuk memastikan Danau Toba terus menjadi warisan geologi, budaya, dan ekowisata kelas dunia, kami mengapresiasi Tim Bapak Azizul Kholis yang berjibaku untuk capaian ini” ujar Jimmy Panjaitan. (Kamis, 11/9).

Pengumuman resmi terkait capaian green card Geopark Toba dihadiri BP Geopark Toba dalam sidang council UNESCO Global Geoparks Network di Chile pada 8 September 2025. Forum internasional itu menjadi ajang penting bagi berbagai negara untuk menunjukkan komitmen dalam pengelolaan geopark secara berkelanjutan.

Jimmy mengingat kembali bagaimana seluruh pihak bahu-membahu menghadapi proses revalidasi UNESCO pada juli 2025. Saat itu, Geopark Toba sempat menerima kartu kuning karena beberapa indikator dinilai belum optimal. Pemerintah provinsi, tujuh pemerintah kabupaten di kawasan Danau Toba, komunitas lokal, akademisi, hingga pelaku usaha pariwisata bergerak cepat untuk menutup celah yang ada.

Perbaikan dilakukan mulai dari penguatan tata kelola geopark, hingga pembenahan fasilitas wisata berbasis ramah lingkungan. “Tanpa dukungan penuh masyarakat dan pemerintah daerah, mustahil kita bisa melewati masa revalidasi dengan baik,” ucap Jimmy.

Jimmy menegaskan, BPODT bersama para pemangku kepentingan akan terus menguatkan kolaborasi. Fokus ke depan adalah memperkuat infrastruktur berkelanjutan, mendorong ekonomi kreatif masyarakat, dan memastikan kelestarian lingkungan tetap menjadi fondasi utama pengembangan kawasan.

Ia optimistis, pengakuan UNESCO ini akan semakin meningkatkan daya tarik Danau Toba di mata wisatawan mancanegara. “Kami ingin Danau Toba menjadi destinasi yang tidak hanya indah untuk dikunjungi, tetapi juga memberi pengalaman otentik, edukatif, dan penuh makna. Harapannya, wisatawan datang dan pulang dengan membawa cerita bahwa Toba adalah destinasi dunia yang ramah, lestari, dan membanggakan Indonesia,” tutupnya.

BPODT
BPODT

Leave a Replay

Recent Posts

Follow Us